Berpisah di Stasiun Senen.

Di tengah riuhnya ramai lalu lalang masyarakat dan bisingnya kota. Ketika sang raja Radja Siang ndak pulang ke tempat tidurnya. Ada seorang pemuda dia telah menghabiskan waktu waktu di tempat dia bekerja. Pemuda ini sangat tampan Dan Berjiwa Lemah lembut. Kemudian datanglah seorang wanita dan yang lain-lainnya lewat juga masyarakat yang lainnya juga lewat tapi yang dipandang itu hanya seorang wanita tersebut. Wanita tersebut merupakan bagian dari beberapa makhluk yang indah dan menawan. Pria ini sangat Tak asing melihatnya karena seperti melihatnya di suatu tempat. Tidak lama kemudian dia menyapanya ” hai, kamu Gita ya..?”

Ketika pria itu menyapanya wajahnya seperti berseri-seri karena dia juga tak heran melihat pria tersebut, dan wanita itu pun juga menyapanya tapi seperti tersipu malu dan hanya mengucapkan sepatah dua kata ” i.. ya, ” Setelah dia mengucapkan Iya Tak lama kemudian dia pergi meninggalkan si pria ini. Pria ini heran ia meninggalkan pria ini dan juga sangat bertanya-tanya dalam hatinya.

Wanita itupun jalan dengan secepatnya entah mau pergi ke mana dia, lalu pria ini yang sangat ingin tahu mengapa dia meninggalkan pria ini akhirnya pria ini memutuskan untuk mengejarnya ” hey tunggu…!!” Tak lama kemudian setelah memperhatikan wanita ini dan juga Setelah dia mengatakan untuk menunggu dia mengejarnya ke arah perempuan tersebut.

Kemudian perempuan tersebut juga berhenti dan wajahnya ke arah pria tersebut lalu dia berkata” ada apa… Mengapa kau memberhentikan lu..?” Dan pria ini pun menjawab” aku baru ingat engkau teman sma-ku… Mengapa kau tinggalkan ku..”

Tak lama kemudian perempuan ini bercerita dia mengatakan bahwa dia belum pernah menyukai pria tersebut. Kemudian pada saat waktu itu dia sangat kecewa dengan Jawabannya doang antarkan oleh si pria ini karena pada saat itu perempuan ini menyukai atau mempunyai mempunyai rasa cinta terhadap pria ini tapi entah mengapa pria ini seakan-akan menolaknya dan pergi menjauhinya.

Setelah mendengar keluh kesah yang disampaikan oleh perempuan tersebut tidak lama kemudian pria ini sedikit menceritakan apa yang terjadi pada saat itu dan juga mengajaknya mengobrol duduk di kursi stasiun dan Ia menceritakan kenapa dia pergi meninggalkan pada saat itu karena ada hal sesuatu yang spesial untuk di pertunjukan ke dia yaitu seikat mawar merah.